Pada system operasi linux memiliki kemampuan
untuk membuat network card virtual, yang fungsinya adalah untuk membuat seolah-olah
system operasi yang kita jalankan memiliki 2 network card. Selain untuk
pengunaan network virtual untuk hearbeat untuk keperluan linux high avaibility,
penggunaan network card virtual ini juga dapat digunakan untuk membuat ip
alias.
Namun pada ip virtual ini terdapat satu
kelemahan yang peru kita ketahui, yaitu jika network card fisik rusak atau down
maa network card virtual ini juga akan ikut mati. Langsung saja kita praktekkan
untuk penambahan network card atau ip virtual ini. Untuk konfigurasinya hampir
sama dengan kofigurasi ip address pada biasanya, hanya saja akan ditambahkan
beberapa perintah, untuk topologi kita gunakan sama seperti saat kita
mengkonfigurasi ip address seperti biasa. Berikut adalah konfigurasinya.
Masuk pada file /etc/network/interfaces lalu
pada bawah syntax ip utama tambahkan ip virtual sesuai dengan kebutuhan.
Pada konfigurasi diatas kita telah menambahkan
eth0:0 untuk interface ip virtual, dan kita tambahkan ip secara static. Setelah
selesai menambahkan ip diatas keluar dan simpan konfigurasi dengan ctrl+x lalu
enter. Jangan lupa lakukan restart pada service network interface.
Setelah selesai proses restart lalukan
pengecekan dengan perintah ip a untuk
memastika bahwa ip yang kita tambahkan benar-benar berhasil.
Pada hasil diatas terdapat keterangan bahwa pada
eth1 terdapat dua ip yaitu ip local da nip virtual yang telah kita tambahkan.
Untuk pengujian kita dapat lakukan ping pada ip
virtual.



0 Komentar
Penulisan markup di komentar