Web Server merupakan suatu perangkat lunak (software) dalam
server yang berfungsi untuk menerima permintaan (request) dari client atau
browser berupa halaman website melalui protocol HTTP/HTTPS, kemudian merespon
permintaan tersebut dalam bentuk halaman website berupa dokumen HTML atau PHP. Contoh
penggunaannya adalah seperti saat kita melihat berita-berita terbaru di www.detik.com atau saat kita ingin berbelanja
online di www.bukalapak.com ataupun saat
kita ingin mencari hiburan di www.komikid.com,
itu semua adalah penerapan dari web server.
Ada hal yang tidak pernah lepas dari web server, yaitu yang
pertama adalah domain name system (DNS). Hal ini dibuktikan dengan kebiasaan
kita saat membuka suatu halaman web menggunakan domain name.Hal yang kedua
adalah database, yaitu seluruh data atau informasi yang ditampilkan di halaman
web akan tersimpan didalam database server. Untuk konfigurasi web server ini
kita akan menggunakan topoogi seperti di bawah ini.
Kita asumsikan bahwa di server dan client tersebut sudah
terkonfigurasi IP Address sesuai dengan topologi. Selain itu, kita asumsikan
bahwa server juga sudah terkonfigurasi domain name system.
Untuk konfigurasi web server ini terdapat beberapa aplikasi
yang dapat kita gunakan untuk membuat sebuat web server, yaitu apache, nginx,
tomcat, dll. Namun, untuk konfigurasi kali ini kita hanya akan menggunakan
apache.
Berikut ini adalah perintah yang digunakan untuk menginstall
aplikasi apache.
Pada perintah di atas terlihat bahwa kita tidak hanya
menginstall aplikasi apache saja, ada satu tambahan aplikasi yaitu php5. Php5
ini diinstall berfungsi agar web server kita bias support php.
Setelah itu kita harus membuat konfigurasi virtual host,
konfigurasi ini nantinya akan mewakili setiap website yang dibuat. Untuk membuat
virtual host kita bisa mengcopy dari file yang disediakan oleh apache. Lokasinya
berada pada direktori /etc/apache2/sites-avaiable.
Selanjutnya kita akan mengisikan beberapa syntak untuk
virtual host yang sudah kita copy sebelumnya.
Ket:
Syntak
|
penjelasan
|
cp 000-default.conf kits.com
|
Perintah ini digunakan untuk membuat konfigurasi virtal host untuk
website puriap26.com, dengan cara mengcopy dari file yang disediakan apache
(000-default.conf).
|
nano
|
Digunakan untuk mengkonfigurasi virtual hos untuk website
puriap26.com.
|
<VirtualHost *;80>
|
Menunjukkan bahwa web server berjalan pada port 80.
|
ServerAdmin webmaster@puriap26.com
|
Menunjukkan alamat email yang harus dihubungi oleh client saat web
server mengalam gangguan. Email ini adalah milik administrator server.
|
ServerName puriap26.com
|
Menunjukkan website dari virtual host tersebut.
|
ServerName www.puriap26.com
|
Menunjukkan website alias dari virtual host tersebut. Jadi virtual
host ini ditunjukkan untuk website puriap26.com dan www.puriap26.com.
|
DocumentRoot /var/www/web
|
Menunjukkan lokasi penyimpanan file website.
|
Selanjutnya kita harus membuat web direktori yang dibutuhkan
oleh virtual host yang telah kita buat sebelumnya. Disini kita akan membuat
sebuah file html dengan nama index.html untuk kita membuat script web server. Selain
kita menggunakan file html kita juga dapat menggunakan file php untuk web
server, jadi tergantung kalian lebih suka memakai file yang mana tapi intinya
sama saja.
Untuk langkah terakhir yang kita lakukan adalah restart
service apache, dan lihat juga statusnya untuk memastikan apache berjalan
dengan baik atau tidak.
Sebelum melakukan pengujian pada web server pastikan bahwa computer
client sudah dapat meresolve domain yang dimiliki oleh server.
Berikut adalah hasil pengujian saat kita mengakses
puriap26.com.
Berikut adalah hasil pengujian saat kita mengakses
www.puriap26.com.











0 Komentar
Penulisan markup di komentar