Debian - Domain Name System Server Debian 8.11

Oktober 31, 2019
Domain Name System (DNS) adalah sebuah protocol jaringan computer yang bertugas untuk melakukan konversi IP Address suatu computer menjadi domain, atau sebaliknya. Domain Name System akan berfungsi sebagai layanan direktori untuk semua system dengan menspesifikasikannya sebagai nama host. Dengan kata lain, DNS menjadi suatu fasilitas dimana sebuah server memiliki nama dan alamat IP sebagai identitas unik dalam suatu jaringan.
Untuk contoh kasus, kita akan membua sebuah DNS Server dengan domain puriap26.com dengan topologi sebagai berikut.


Pada topologi diatas kita asumsikan bahwa computer server dan client telah terkonfigurasi IP Address dan sudah dapat saling berkomunikasi.
Untuk konfigurasi DNS Server ini kita memerlukan sebuah aplikasi yang dapat melakukan pekerjaan tersebut. Untuk aplikasi ini kita dapat menggunakan Bind9. Bind9 atau Berkeley Internet Name Domain Versi 9 adalah salah satu software yang biaa digunakan untuk membangun dan mengatur sebuah DNS pada system operasi Linux, aplikasi ini dikenal dengan berbagai keunggulannya, terutama kemudahan dalam melakukan konfigurasi.
Untuk konfigurasinya kita harus menginstall aplikasinya terlebih dahulu dengan peritah seperti di bawah ini.


Selanjutnya harus membuat file konfigurasi domain forward dan file reverse dengan cara mengcopy file default dns menjadi nama file yang kita inginkan seperti di bawah ini.


Selanjutnya kita harus melakukan konfigurasi dengan membuat domain zone. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa kita akan membuat domain puriap26.com.  Pada konfigurasi domain zone mempunyai tingkat sensitifitas yang tinggi, artinya jika ada salah satu titik yang kurang atau berlebih akan menyebabkan bind9 error, maka dai itu harus dipastikan kita tidak melakukan kesalahan dalam menuliskan syntak.
Ket:                                       


Syntak
Deskripsi
zone “puriap26.com” { 
Baris ini menunjukkan bahwa kita akan membuat sebuah domain dengan nama puriap26.com.

type master;          
Baris ini menunjukkan bahwa domain yang kita buat adalah primary dns server (dns utama).

file “/etc/bind/db.kits”;
Baris ini menunjukkan lokasi penyimpanan file konfigurasi domain forward. Fungsi forward adalah menerjemahkan domain name menjadi IP Address.
};
Merupakan penutup atau akhir dari pendeskripian domain forward.
zone “192.in-addr.arpa” {
Baris ini mendeskripsikan domain reverse yang kita buat. Domain reverse menjadi domain name (kebalikan dari domain forward)
file “/file/bind/db.192”;
Baris ini mendeskripsikan lokasi penyimpanan file konfigurasi domain reverse.

Selanjutnya kita harus membuat file konfigurasi domain forward dan mengonfigurasinya.


Ket :
Syntak
Deskripsi
puriap26.com
Mendeklarasikan hostname yang menjadi dns server.
root.puriap26.com
Penulisan tersebut menandakan email administrator.
2                         ; Serial
Menunjukkan nomor serial yang dimiliki dns server.
604800              ; Refresh (satu minggu)
Mendeklarasikan selang waktu (dalam detik) yang digunakan oleh secondary dns server untuk melakukan pengecekan terhadap perubahan file zone primary dn server.
86400                ; Retry (satu hari)
Mendeklarasi berapa lama (dalam detik) secondary dns server menunggu pengecekan terhadap file zona primary dns server.
IN
Internet Name, digunakan saat kita menggunakan protocol tcp/ip.
NS
Mendeklarasi hostname computer yang akan menjawab atau melayani request informasi seputar domain name system.
A
A record digunaan untuk membuat sebuah sub domain, sekaligus bertugas mapping dari domain ke ip address.

Selanjutnya buat dan konfigurasi file reverse seperti berikut ini.
Pada file reverse mempunyai istilah lain yang disebut dengan PTR, PTR adalah kebalikan dari A record, jika A record bertugas mapping domain name menjadi ip address, maka PTR bertugas mapping ip address menjadi domain  name.

Setelah itu konfigurasi resolv yang diarahkan ke IP Address DNS Server.
Selanjutnya restart dan lihat service bind9 sebelum kita lakukan pengujian.

Berikut ini adalah hasil dari pengujian DNS Server dari computer server Debian.

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔