LAB MTCRE - OSPF Single Area

Oktober 14, 2019

OSPF (Open Short Path First) merupakan salah satu routing link state yang artinya setap router yang menjalankan routing protocol OSPF akan memiliki informasi lengkap tentang topologi jaringan yang ada. OSPF sering digunakan dijaringan skala besar dikarenakan keunggulan ospf yang memungkinkan untuk mencapai convergance secara tepat. selain itu, OSPf memiliki keunggulan lain yaitu, classless, routing protocol, summarization, load balancing dan sebagainya.

Penggunaan OSPF dapat dimanage sehingga membentuk beberapa area kerja routing, hal ini akan sangat membantu dalam hal penanganan informasi yang diterima oleh masing-masing router. Area OSPF dapat dikategorikan menjadi dua bagian yakni single area network dan multiple area. Pada pembahaan kali ini kita akan fokus pada single area ospf sesuai dengan judulnya.


Single Area network merupakan routing area network yang hanya memiliki satu area network saja, ini disebabkan karena jumlah router yang ada pada area network tersebut terbatas atau sangat sedikit.

langsung saja untuk konfigurasinya kita gunakan topologi seperti berikut.


Untuk konfigurasi yang pertama yaitu pada R-1 kita berikan DHCP Client. 

 Selanjutnya berikan alamat IP pada interface yang mengarah pada antar Router dan yang mengarah ke PC Client.
Selanjutnya konfigurasi DHCP Server untuk menyebarkan IP ke Client 


Lakukan pengujian ping pada Router 1

Setelah itu, konfigurasi OSPF pada tab Network isikan alamat IP yang sesuai dengan alamat IP yang sudah ikonfigurasi sebelumnya. Konfigurasi juga alamat IP untuk interface yang mengarah ke client.







Selanjutnya pada tab Interface yang mengarah ke Ether2 kita berikan Priority= 10, Authentication= MD5, Authentication Key = smkn1nglegok


Lalu pada Tab Instace rubah pada Router ID menjadi 10.10.10.10 konfigurasi juga pada R2 dengan memberikan Router ID = 5.5.5.5



Pada Interface Ether3 atau yang mengarah pada client berikan ceck pada passive untuk memasive kan interfacenya.

Setelah selesai konfigurasinya, untuk pengujian kita lakukan ping pada client dengan ping internet dan ping pada IP Client PC lawan.

Pada Router 2 konfigurasi juga IP Address untuk yang interface mengarah pada antar Router kita berikan IP yang satu jaringan dengan IP pada Router 1. Dan konfigurasi juga IP yang mengarah ke Client.


Lalu lakukan Routing antar Router pada R2


Lalu berikan juga DHCP Server pada Client untuk memberikan IP secara otomatis.


Pada R2 ini kita juga berikan konfigurasi Routing OSPF dan lakukan uji ping antar Router dan PC seperti pada R1.

Disini saya juga memebrikan konfigurasi OSPF Single Area dalam bentuk video, selamat menonton :)




Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔