Supaya dapat menjalankan failover dengan baik selain konfigurasi nilai distance, kita juga akan mengatur parameter Chek Gateway. Mekanisme pengecekan Gateway ini akan menggunakan ARP Request atau Test Ping yang akan dikirimkan setipa 10 detik. “Gateway Time-Out” apabila tidak merespon selama kurang lebih 10 detik dari mesin gateway. Dan dianggap “Unreachable” jika terjadi 3 kali gateway time-out secara berurutan.
Contoh
diatas apabila link yang putus adalah link yang terhubung langsung dengan
Router Gateway. Namun, bagaimana jika kasusnya adalah apabila yang putus adalah
diatas Router Gateway yang tidak secara langsung (Recursive). Apabila kita
melihat mekanisme pengecekan yang memakai metode ARP Request dan Test Ping akan
mengecek jalur yang ke Router Gateway sehingga tidak bisa melakukan pengecekan
pada jalur diatasnya.
Untuk
mengatasi hal tersebut kita bisa menggunakan parameter “Scope and Target
Scopee” pada konfigurasi Routing. Secara Default Router akan memberikan nilai
dari Scope dan traget Scope untuk masing-masing Type Routing yang nilainya juga
berbeda.
Berikut adalah
gambran-gambaran dari scope dan Target Scope pada masing-masing Tipe Routing
Berikut adalah konfigurasi Scope and Target Scope dalam bentuk Video.
0 Komentar
Penulisan markup di komentar