LAB-MTCRE- Konfigurasi Load Balance PBR (Policy Bised Routing) Routing Mark

September 01, 2019

Pada lab kali ini saya akan membahas tentang Routing Mark, Routing Mark ini digunakan untuk memilih dua jalur koneksi ke jaringan internet maupun jaringan lokal. Routing Mark merupakan salah satu fitur Policy Route atau kebijakan Routing yangterdapat pada Mikrotik. Routing Mark ini dapat digunakan apabila terdapat 2 buah ISP (Internet Service Provider) yang terhubung dengan 1 Router kita dan Router kita terhubung dengan 2 buah client yaitu PC1 dan PC2, dan kita ingin memisahkan jalur koneksi ke internet yaitu, untuk PC1 hanya akan mendapat koneksi internet dari ISP-A, dan untuk  PC2 hanya mendapat koneksi internet dari ISP-B. Untuk konfigurasinya kita menggunakan topology seperti dibawah ini.

Pada saat kita mengalami kondisi seperti pada gambar diatas, tentu saja kita ingin agar kinerja PC dapat koneksi internet dengan maksimal dan tidak mengalami buffer. Dengan menggunakan policy route kita dapat menentukan dua buah jalur untuk masing-masing PC kita.

Pertama kitaharus menambahkan alamat sesuai dengan topology diatas, selanjutnya kita harus menambahkan filtering menggunakan firewall mangle.
Untuk konfigurasi firewall mangle kita gunakan Chain Prerouting dan in-interfacenya adalah interface yang menuju keclient, actionnya adalah mark-roting yang digunakan untuk menandai rute sehingga kita dapat memisahkan link koneksi internet yang akan digunakan pada client. Lalu new –routing-mark kita isikan sesuai dengan untuk client mana konfigurasi firewall mangle yang kita buat dan passtrough harus kita nonaktifkan. Berikut adalah konfigurasinya.




Selanjutnya kita harus memasukkan konfigurasi default route kedalam router dengan tambahan parameter Routing Mark yang mana kita diharuskan untuk menentukan mark routing mana yang akan dijinkan menggunakan route tersebut.


Setelah kita selesai mengonfigurasi default route, selanjutnya kita harus membuat agar client dapat melakukan koneksi internet yaitu dengan NAT Masquared. Karena kita memiliki duabuah link yang mengarah leinternet maka kita perlu membuat dua buah rule NAT.

Setelah itu kita harus mengonfigurasi Simple Queque yang diberikan untuk masing-masing ISP, untuk ISP-A kita berikan bandwith sebesar 1M dan untuk ISP-B kita berikan bandwith sebesar 512K.


Selanjutnya kita lakukan pengujian pada PC Client dengan Speedtest pada masing-masing PC Client.


Pada pengujian diatas terlihat bahwa pada PC1 mendapatan bandwith sebesar 1 MB yang merupakan jalur dari ISP-A dan pada PC2 mnedapatkan bandwith sebesar 512K yang merupakan jalur dari ISP-B.

Pada konfigurasi Load Balance PBR ini saya juga memberikan tutorial dalam bentuk video. Selamat menonton :)


Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔