Biasanya seorang Network Administrator dan System Administrator menggunakan SSH untuk mengelola server dari jarak jauh . SSH akan mengizinkan pengguna mengeksekusi program, menyalin, memindahkan dan juga menghapus file pada server tanpa harus mendatangi server fisik secara langsung.
Untuk konfigurasinya langsung saja kita praktekkan.
Pertama kita harus mengupdate repository nya terlebih dahulu pada root menggunakan perintah “sudo apt update” .
Selanjutnya kita akan masuk ke
dalam file SSH yang tersimpan di dalam
direktori /etc/ssh dengan menggunakan perintah “nano /etc/ssh/sshd_config”. Pada file ini akan terdapat default
port SSH yaitu 22, lalu hilangkan tanda pagar (#) pada :
Port 22
Hostkey /etc/ssh/ssh_host_rsa_key
Hostkey /etc/ssh/ssh_host_ecdsa_key
Hostkey /etc/ssh/ssh_host_ed25519_key
PermitRootLogin yes
Setelah itu simpan file dengan klik
CTRL+X, klik Y lalu Enter.
Setelah itu kita perlu merestrat
layanan SSH agar terjadi perubahan pada konfigurasi yang telah kita ubah tadi,
untuk perintahnya “service ssh restart”.
Untuk pengujiannya kita dapat
mengetikkan perintahnya melalui Command Prompt dengan perintah “ssh osboxes(nama user)@ip privat( IP
enp0s8)” Enter. Dan disini saya melakukan pengujiannya melaui aplikasi
Putty, dengan aplikasi ini kita hanya perlu memasukkan IP kita dan port SSHyang
sesuai dengan yang kita konfigurasi tadi. Berikut konfigurasinya.
Setelah kita Ok akan langsung
masuk ke terminal Putty dan kita dapat login menggunakan User dan Password yang
sama seperti saat login ke Ubuntu Server.
Di sini saya juga memberikan tutorial dalam bentuk video, selamat menonton
0 Komentar
Penulisan markup di komentar