Pada bab kali ini akan membahas tentang Vlan Trunking,
fungsi dari vlan ini adalah digunakan untuk membuat vlan yang ada pada kedua
switch saling terhubung dengan merubah pada port yang menghubungkan kedua
switch menjadi mode trunk.
Untuk lebih jelasnya kita langsung saja praktekkan, untuk
layoutnya kita gunakan gambar seperti berikut.
Sebelumnya kita konfgurasi terlebih dahulu vlan sesuai
dengan layout diatas. Pastikan setiap PC terkonfigurasi IP dan Vlan pada setiap
switch. Untuk konfigurasinya sudah saya bahas pada bab sebelumnya, untuk itu
kali ini saya langsung akan membahas tentang konfigurasi Trunk.
Pada konfigurasi ini kita asumsikan sudah mengonfigurasi
vlan pada kedua switch dan sudah kita kelompokkan sesuai dengan interfacenya.
Berikut ini adalah implementasinya.
Jika kita sudah selesai membuat vlan pada kedua switch coba
kita ping dari PC yang berada pada switch1 dengan switch2 dengan clan yang
sama, dan PC tersebut tidak akan dapat saling berhubungan meskipun sudah berada
pada nomor yang sama. PC tersebut tidak dapat
saling berhubungan karena port yang menghubungkan kedua switch tersebut masih
berada pada vlan default yaitu vlan1. Untuk mengubah kedua port tersebut dengan
mode trunk kita gunakan perintah “switchport mode trunk” mode ini kita gunakan
agar semua vlan dapat melewati port tersebut.
Setelah itu kita rubah port yang menghubungkan kedua switch
tersebut dengan mode trunk, untuk konfigurasinya sebagai berikut.
Setelah selesai merubah switch kita dengan mode trunk
sekarang kita coba uji ping PC yang berada satu vlan pada switch yang berbeda,
maka PC yang ada pada vlan yang sama akan saling berhubungan.
0 Komentar
Penulisan markup di komentar