Pada lab ini
saya akan mencoba melakukan konfigurasi vlan pada switch Cisco. Fungsi dari
vlan ini digunakan untuk memisahkan port pada switch, pada vlan ini kita akan
membuat port yang berada pada vlan
tersebut tidak akan bisa saling berkomunikasi dengan PC yang connect pada port
dengan vlan yang berbeda, meskipun sudah satu jaringan. Agar lebih jelasnya
kita langsung saja praktekkan dan berikut ini adalah implementasinya.
Pada lab ini
kita akan menggunakan layout seperti di bawah ini
Setelah
kita mengetahui layout seperti gambar diatas, kita konfigurasi IP Address pada
masing-masing PC sesuai dengan topology diatas. Setelah kita selesai memberikan
IP kita lakukan pengujian ping ke setiap PC.
Gambar
diatas menunjukkan bahwa PC yang kita konfigurasi sudah saling terhubung dengan
tanda TTL (Time To Life), setelah itu kita konfigurasi pada Switch.
Untuk
konfigurasi yang pertama kita masuk pada switch lalu ketikkan en/enable untuk mengaktifkan. Kemudian
ketikkn conf ter/ configure terminal untuk kita masuk pada konfigurasi switch.
Setelah kita berhasil masuk pada konfigurasi switch
sekarang kita menambahkan vlan untuk masing-masing perangkat. Untuk menambahkan
vlan kita ketikkan vlan lalu nomor yang kita inginkan contohnya “vlan 10”
“vlan15”, lalu kita tambahkan nama dengan perintah “name(nama yang kita
inginkan untuk kita berikan ke vlan yang kita buat)”.
Setelah kita
selesai menambahkan vlan sekarang kita dapat melihat konfigurasinya dengan
ketikkan perintah “do show vlan”.
Pada gambar
diatas bisa kita lihat bahwa port default yang dimiliki pada vlan1, untuk itu
kita harus memindah port tersebut kedalam vlan yang telah kita buat.
Untuk memasukkan interface kedalam vlan kita harus
masuk terlebih dahulu ke interface yang ingin dipindah ke vlan yang kita
inginkan, untuk perintah yang dapat kita gunakan adalah “int f interface yang
kita akan pilih” untuk alternatif lainnya kita dapat menggunakan perintah “int
range interface yang kita pilih, interface yang kita pilih” sebagai contohnya “int
range f0/1,f0/2”. Setelah itu, kita lanjutkan dengan memasukkan interface
tersebut kedalam vlan yang sudah kita buat, untuk memasukkannya kita dapat
menggunakan perintah “switchport
mode access” lalu “switchport access vlan nomor vlan yang ingin kita masukkan,
contohnya “switchport access vlan 10” . Untuk lebih jelasnya berikut adalah
konfigurasinya.
Setelah kita
selesai memasukkan masing-masing interface kedalam vlan yang telah kita buat
sebelumnya, sekarang kita coba lihat pada tabel vlan bahwa interface yang kita
masukkan tadi akan masuk kedalam vlan yang kita masukkan. Berikut adalah
gambarannya.
Kemudian untuk
pembuktian percobaan yang telah kita lakukan itu berhasil atau tidak, kita
lakukan uji coba ping dari PC0 ke setiap pc yang berbeda vlan dan lakukan ping
ke PC yang sesama vlan. Maka PC tersebut hanya akan dapat ping ke PC yang
terhubung ke interface dengan nomor vlan yang sama.
Mungkin untuk percobaan lain kita dapat menggunakan animasi pengiriman surat yang ada pada Cisco Packet Tracer, disini kita dapat melihat perbedaan antara pengiriman data yang berhasil atau tidak.
Untuk pengiriman data ke PC lainnya dapat kita lihat bahwa PC yang terhubung pada nomor vlan yang sama akan Succesfull dan sebaliknya.









0 Komentar
Penulisan markup di komentar