LAB 8-II-CISCO-Switch VLAN Cisco

Juli 23, 2019

Pada lab ini saya akan mencoba melakukan konfigurasi vlan pada switch Cisco. Fungsi dari vlan ini digunakan untuk memisahkan port pada switch, pada vlan ini kita akan membuat  port yang berada pada vlan tersebut tidak akan bisa saling berkomunikasi dengan PC yang connect pada port dengan vlan yang berbeda, meskipun sudah satu jaringan. Agar lebih jelasnya kita langsung saja praktekkan dan berikut ini adalah implementasinya.
Pada lab ini kita akan menggunakan layout seperti di bawah ini

Setelah kita mengetahui layout seperti gambar diatas, kita konfigurasi IP Address pada masing-masing PC sesuai dengan topology diatas. Setelah kita selesai memberikan IP kita lakukan pengujian ping ke setiap PC.


Gambar diatas menunjukkan bahwa PC yang kita konfigurasi sudah saling terhubung dengan tanda TTL (Time To Life), setelah itu kita konfigurasi pada Switch.


Untuk konfigurasi yang pertama kita masuk pada switch lalu ketikkan en/enable untuk mengaktifkan. Kemudian ketikkn conf ter/ configure terminal untuk kita masuk pada konfigurasi switch.

Setelah kita berhasil masuk pada konfigurasi switch sekarang kita menambahkan vlan untuk masing-masing perangkat. Untuk menambahkan vlan kita ketikkan vlan lalu nomor yang kita inginkan contohnya “vlan 10” “vlan15”, lalu kita tambahkan nama dengan perintah “name(nama yang kita inginkan untuk kita berikan ke vlan yang kita buat)”.

Setelah kita selesai menambahkan vlan sekarang kita dapat melihat konfigurasinya dengan ketikkan perintah “do show vlan”.

Pada gambar diatas bisa kita lihat bahwa port default yang dimiliki pada vlan1, untuk itu kita harus memindah port tersebut kedalam vlan yang telah kita buat.


Untuk memasukkan interface kedalam vlan kita harus masuk terlebih dahulu ke interface yang ingin dipindah ke vlan yang kita inginkan, untuk perintah yang dapat kita gunakan adalah “int f interface yang kita akan pilih” untuk alternatif lainnya kita dapat menggunakan perintah “int range interface yang kita pilih, interface yang kita pilih” sebagai contohnya “int range f0/1,f0/2”. Setelah itu, kita lanjutkan dengan memasukkan interface tersebut kedalam vlan yang sudah kita buat, untuk memasukkannya kita dapat menggunakan perintah “switchport mode access” lalu “switchport access vlan nomor vlan yang ingin kita masukkan, contohnya “switchport access vlan 10” . Untuk lebih jelasnya berikut adalah konfigurasinya. 




Setelah kita selesai memasukkan masing-masing interface kedalam vlan yang telah kita buat sebelumnya, sekarang kita coba lihat pada tabel vlan bahwa interface yang kita masukkan tadi akan masuk kedalam vlan yang kita masukkan. Berikut adalah gambarannya.




Kemudian untuk pembuktian percobaan yang telah kita lakukan itu berhasil atau tidak, kita lakukan uji coba ping dari PC0 ke setiap pc yang berbeda vlan dan lakukan ping ke PC yang sesama vlan. Maka PC tersebut hanya akan dapat ping ke PC yang terhubung ke interface dengan nomor vlan yang sama.


Mungkin untuk percobaan lain kita dapat menggunakan animasi pengiriman surat yang ada pada Cisco Packet Tracer, disini kita dapat melihat perbedaan antara pengiriman data yang berhasil atau tidak. 


Untuk pengiriman data ke PC lainnya dapat kita lihat bahwa PC yang terhubung pada nomor vlan yang sama akan Succesfull dan sebaliknya.








Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔