Lab 1-I-MTCRE-STATIC ROUTING 2 ROUTER

Oktober 28, 2019

Pada materi kali ini saya akan membahas bagaimana cara membuat konfigurasi static routing pada mikrotik. Routing adalah sebuah proses pengiriman data maupun informasi dengan meneruskan paket data yang dikirim dari jaringan satu ke jaringan lainnya.  Sebelum membahas Routing Static kalian harus tahu apa itu Rouitng Static. Routing Static merupakan salah satu jenis Rouitng pada Mikrotik yang biasanya digunakan untuk konfigurasi informasi pada jaringan yang dituju dan segala jenis konfigurasinya dilakukan secara manual.
            Routing Static biasanya digunakan untuk jaringan berskala kecil, karena akan rumit apabila menangani jaringan yang berskala besar, karena admin harus mengetahui informasi pada setiap router yang akan dihubungkan. Akan tetapii, Routing Static jauh lebih aman dari Routing Dinamic dan Routing Static juga kebal terhadap serangan spoofing dari para hacker atu orang-orang  yang bermaksud tidak baik.
            Prisip Routing adalah “kemana tujuan kita” dan “lewat mana tujuan tersebut” karena dalam routing static kita akan menemui yang namanya Dst. Address (Alamat tujuan Routing) dan Gateway ( Sebagai jalan ke alamat tujuan). Untuk melakukan Routing Static 2 Router disini saya menggunakan GNS3, kenapa saya menggunakan GNS3 karena dengan ini saya akan lebih mudah melakukan konfigurasi tanpa harus memasang banyak alat dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengonfigurasinya. Hanya saja kita haruus teliti dan memahami konsep yang kita buat. Pada lab ini saya menggunakan topologi jaringan seperti berikut.

Konfigurasinya adalah sebagai berikut:
Buka aplikasi GNS3.
Tambahkan 2 router dan 2 PC lalu hubungkan PC1 ke Router1 dan PC2 ke Router2, setelah itu hubungkan Router1 dengan Router2
Disini saya akan merubah identitas Router saya agar lebih mudah untuk mengingat. Perintah untuk mengubah identitas Router adalah:
“system identity set name=nama_baru”
Disini saya merubah identity Router menjadi Router1 dan Router2. Hasilnya adalah seperti berikut.


Tambahkan IP pada setiap interface yang terhubung dengan Client dan Router lawan, saya menambakan IP seperti berikut.

§  Router 1= ether1(menuju PC): 10.10.10.1/30 , ether2(menuju Router2): 192.168.10.1/24
§  Router2= ether1(menuju PC): 10.10.10.2/30 , ether2(menuju Router2): 192.168.1.1/24
*untuk IP yang menuju Router lawan harus satu jaringan dengan Router kita.
Berikut adalah perintah untuk menambhkan IP pada GNS3
“ip address add address=0.0.0.0/0 interface=ether0”



Setelah itu, setting IP dan Gateway pada PC1 dan PC2 satu jaringan dengan IP pada interface Router yang terhubung dengan PC
§  PC1=IP+subnetmaks(192.168.10.10.2/24), default gateway(192.168.10.1).
§  PC2=IP+subnetmaks(192.168.1.2/24), default gateway(192.168.1.1).
Berikut adalah perintah untuk menambahkan IP PC pada GNS3
“ip (ip+prefik) (default gateway)”


Setelah PC mendapatkan IP lalu kita buat Route nya agar seluruh Router terhubung dan PC dapat berkomunikasi.
§  Router1=Dst-address: 192.168.10.0/24(network ether2 lawan), Gateway: 10.10.10.2(ether1 lawan).
§  Router2=Dst-address: 192.168.10.0/24(nework eher2 lawan), Gateway: 10.10.10.1(ether1 lawan).
Berikut adalah perintah untuk menambahkan Route pada GNS3
“ip route add dst-address=(network ether2 lawan) gateway(ether1 lawan)”


Untuk melihat konfigurasi yang kita lakukan itu benar atau tidak pada pemberian Route ini adalah dengan adanya tanda AS yang artinya Active Static.
Setelah Route berhasil dikonfigurasi dan muncul tanda AS, kita uji coba dengan saling ping antar Router atau ping antar PC jika seluruh PC dan Router bisa saling ping atau saling berkomunikasi maka konfigurasi Routing Static berhasil
Berikut adalah ping dari PC1 ke PC2

Dan berikut adalah ping dari PC2 ke PC1


Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔