LAB-MTCRE-Fail Over

Agustus 19, 2019

Fail Over merupakan cara untuk  membuat jalur cadangan pada suatu jaringan, sehingga apabila ada jalur lain yang sedang down maka jalur cadangan ini dapat digunakan. Jadi nantinya kita akan memiliki lebih dari satu koneksi yaitu jalur utama dan jalur backup.
Dengan adanya jalur utama dan jalur backup maka koneksi tidak akan putus, karena jika jalur utama putus atau down maka jalur backup yang masih bisa menggantikan jalur utama sehingga koneksinya akan tetap berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Agar lebih jelasnya untuk Fail Over ini langsung saja kita praktekkan dan untuk konfigurasi Fail Over ini kita menggunakan Topologi sebagai berikut.
Pada topologi diatas kita mempunyai 2 jalur koneksi internet yang berupa ISP-A dan ISP-B, dan disini kita akan membuat agar 2 jalur tersebut dapat saling membantu apabila ada salah satu jalur mengalami down, dan koneksi lainnya dapat menggantikannya.
Untuk konfigurasi awalnya kita harus memberikan IP sesuai dengan topologi diatas, disini saya melakukan konfigurasi DHCP Server, dan DHCP Client untuk jalur internetnya saya menggunakan kabel untuk ISP-A dan jalur wirelles untuk ISP-B.
 

Lalu konfigurasi Firewall NAT Masquared pada kedua interface yang mengarah ke kedua ISP diatas.
Setelah itu agar kedua sumber ISP tersebut dapat bekerja bergantian saat ada salah satu IPS down maka kita harus mengonfigurasi Route. Pada konfigurasi ini kita harus membuat 2 Route, yaitu Route dengan gateway 100.100.105.
Setelah itu kita lihat Route List-nya
Jika kita lihat tabel Route diatas bahwa gateway 100.100.105.1 (ISP-B) bertanda S yang artinya Route tersebut tidak aktif, karena pemilihan Routing pada mikrotik memilih distance terkecil sehingga Route 100.100.103.1 (ISP-A) yang memiliki Distance lebih kecil dari route atunya sehingga menjadikannya aktif, dan menjadi jalur utama.
Setelah itu coba kita lakukan Traceroute dari cilient dan disini client mengakses internet dengan menggunakan jalur utama yaitu 100.100.103.1
Untuk pembuktian apakah konfigurasi Fail Over ini bekerja atau tidak maka kita coba lakukan Disable Route pada jalur gateway 100.100.103.1 dan otomatis jalur gateway 100.100.105.1 akan langsung aktif sebagai jalur backup menggantikan jalur utama.
Sekarang coba kita lakukan traceroute pada client. Setelah jalur utama tidak aktif maka client akan mengakses internet menggunakan jalur backup yang sudah dikonfigurasi pada Router.

Selain dalam bentuk tulisan tersebut saya juga memberikan tutorial dalam bentuk video, selamat menonton :)
https://youtu.be/krf6qZQd6hA

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔