Pada
lab kali ini saya akan membahas tentang DHCP Relay pada Cisco. DHCP Relay
adalah salah satu parameter DHCP yang digunakan untuk meneruskan paket dari
DHCP Server menuju DHCP Client. Penggunaan
DHCP Server pada jaringan yang mempunyai banyak subnet menjadi efisien. Agar
lebih memudahkan pemahaman kita langsung saja kita praktekkan.
Untuk
DHCP Relay kita menggunakan layout seperti berikut ini.
Untuk
konfigurasi yang pertama kita harus mengonfigurasi IP Address sesuai dengan
layout, berikut adalah konfigurasinya.
Setelah
itu konfigurasi DHCP Server pada Router Server, kita mengonfigurasi ini yang
akan diberikan ke Router Client.
Setelah
kita selesai mengonfigurasi DHCP Server selanjutnya kita harus mengonfigurasi
DHCP Relay pada router Client. Untuk konfigurasinya adalah sebagai berikut.
Setelah
itu kita coba lihat pada PC Client apakah sudah mendapatkan IP secara otomatis
atau belum.
Dan
pada PC client di atas terlihat bahwa client tidak mendapatkan IP, hal itu
dikarenakan R-Server tidak mengetahui network yang di miliki oleh R-Client.
Agar PC Client dapat memiliki IP secara otomatis kita perlu menambahkan routing
terlebih dahulu. Dalam penambahan routing ini terdapat dua cara yaitu routing
static dan routing dynamic. Untuk kali ini saya akan menambahkan IP Secara
Static. Berikut ini adalah konfigurasinya.
Setelah
selesai konfigurasi Routing selanjutnya kita lihat pada PC Clinet kita apakah
sudah mendapatkan IP atau belum. Jika pada konfigurasi Routing kita sebelumnya
berhasil maka PC akan secara langsung mendapatkan IP seperti di bawah ini.











0 Komentar
Penulisan markup di komentar