PENGERTIAN MIKROTIK
Mikrotik adalah sistem dan
perangkat yang digunakan untuk menghubungkan jaringan yang berbeda. Mikrotik adalah sistem operasi dan perangkat
lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer menjadi router network,
mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk IP network dan jaringan wireless,
selain itu digunakan untuk mengubah komputer menjadi router.
Mikrotik terdiri dari 2 jenis yaitu:RouterBoard dan
Router Os .RouterBoard merupakan router yang dapat diperbaruhi,sedangkan Router
Os merupakan router yang dapat di instal pada Pc,selain itu Routers Os berbasis
CLI.RouterBoard terdiri dari 2 jenis Yakni Indor dan Outdor,pada Router Board
sendiri memiliki banyak Type dan jenis sesuai dengan kebutuhan kita.Router pun ada beberapa
tipe, yaitu RB-750, RB-941, dan hAp lite. Dalam router terdapat 4 port yang
berbeda fungsinya. Untuk port 1 digunakan untuk menyambungkan ke internet dan
port 2,3,4 di gunakan untuk menghubungkan ke jaringan PC/komputer.
Untuk membedakan Routerboard
satu dengan lainya cukup simple,yakni dengan melihat kode yang ada pada
RouterBoard itu sendiri.
Contohnya seperti: RB 941
Keterangan :
Ø
RB =RouterBoard
Ø
9 =Versi
Ø
4 =Jumlah
Port
Ø
1 =Jumlah
Interface
Selain itu juga terdapat kode lain:
Ø
U =Suport
USB
Ø
H =High
Perfomance
Ø
A =Advance
Ø
R =Dilengkapi
Wireless
Ø
G =Dilengkapi
Port Ethernet
Ø
2nD =Dual
Chanell
TCP/IP
Basic
TCP/IP
Basic adalah standar komunikasi data yang sudah di gunkan untuk
saling bertukar data di jaringan internet.tcp ip mempunyai beberapa layer
yaitu ip,tcp,dan sockets
OSI (Open System Internet
Connection) merupakan himpunan protocol yang memungkinkan terhubungnya dua
system yang berbeda. Tujuan OSI Layer sendiri adalah untuk memfasilitasi
bagaimana suatu komunikasi dapat terjalin dari system yang berbeda tanpa
memerlukan perubahan yang signifikan. Model referensi OSI Layer terbagi menjadi
7 lapisan:
1. Layer 7: Application,
sebagai antarmuka aplikasi dengan
fungsionalitas data.
2. Layer 6: Presentasion,
mentranslasikan data yang hendak di transmisikan oleh aplikasi kedalam format
yang dapat di transmisikan melalui jaringan.
3. Layer 5: Session,
mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan.
4. Layer 4: Transport,
memecahkan data kedalam paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi
tujuan yang telah diterima.
5. Layer 3: Network,
mendefinisikan alamat IP,membuat header untuk paket-paket dan kemudian
melakukan routing melalui internet working dengan menggunakan router dan switch
layer.
6. Layer 2: Datalink,
menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokan menjadi format yang disebut
sebagai frame.
7. Layer 1: Physical,
mendefinisikan media transmisi
jaringan,metode pensinyalan, sinkronisasi bit, topologi jaringan dan
pengkabelan.
IP Address
IP Address adalah sebuah alamat
pada komputer agar komputer dapat terhubung denga komputer lain. IP Adress atau kepanjangan
dari Internet Protocol Address yang artinya deretan angka biner antara 32 bit
sampai 128 bit yang dipakai sebagai almat identifikasi untuk setiap komputer
host dalam jaringan internet. IP Address bertujuan untuk
Ø Alat identifikasi sebuah
lokasi jaringan.
Ø IP Address terdapat 3 kelas
yaitu, kelas A(1-126), kelas B (128-191), kelas C (192-223)dan 127 sebagai
local host
Ø IP Address terdapat dua
jenis yaitu, IPV4 dan IPV6
IP Address Memiliki 2
bagian, yaitu Network ID dan Host ID , contoh 192.168.100.1 , secara default
Net ID nya adalah 192.168.100 dan Host ID nya adalah 1, agar komputer bisa
saling terhubung , IP yang digunakan Net ID nya harus sama, dan Host ID nya
harus berbeda.
Kelas IP Address
Ø Kelas
A , pada kelas A 8 bit pertama adalah network Id, dan 24 bit selanjutnya adalah
host Id,kelas A meiliki network Id dari 0 sampai 127.
Ø Kelas
B , pada kelas B 16 bit pertama adalah network Id, dan 16 bit selanjutnya
adalah host Id, kelas B memiliki network id dari 128 sampai 191
Ø Kelas
C, pada kelas C 24 bit pertama adalah network Id, dan 8 bit selanjutnya adalah
host Id, kelas C memiliki network id dari 192 sampai 223
Default Mikrotik
Setiap Router baru pasti
sudah ada konfigurasi default atau pengaturan default dari pabrik, berikut
deskripsinya.
Default Configuration
|
Keterangan
|
Ip :192.168.88.1/24
|
Pada Interface ether 2 secara default sudah diset ip
192.168.88.1/24
|
Interface Ether 2 master port
|
Secara default semua ether kecuali ether 1 menjadi
interface slave dari ether 2 atau menjadi satu segmen
|
DHCP server
|
Secara default interface ether 2 menggunakan dhcp
server dan semua interface yang terhubung ke ether 2
|
DHCP client
|
DHCp client digunakan pada ether 1 karena ether 1
merupakan ether yang terhubung ke modem
|
Router Gateway
|
RouerBoard secara default menjadi router gateway
saat ether 1 ditancapkan ke modem dan ether 2ke client
|

0 Komentar
Penulisan markup di komentar