BAB I-MTCNA-PENGERTIAN MIKROTIK

Februari 05, 2019
PENGERTIAN MIKROTIK


Mikrotik adalah sistem dan perangkat yang digunakan untuk menghubungkan jaringan yang berbeda.  Mikrotik adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer menjadi router network, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk IP network dan jaringan wireless, selain itu digunakan untuk mengubah komputer menjadi router.

Mikrotik terdiri dari 2 jenis yaitu:RouterBoard dan Router Os .RouterBoard merupakan router yang dapat diperbaruhi,sedangkan Router Os merupakan router yang dapat di instal pada Pc,selain itu Routers Os berbasis CLI.RouterBoard terdiri dari 2 jenis Yakni Indor dan Outdor,pada Router Board sendiri memiliki banyak Type dan jenis sesuai dengan kebutuhan kita.Router pun ada beberapa tipe, yaitu RB-750, RB-941, dan hAp lite. Dalam router terdapat 4 port yang berbeda fungsinya. Untuk port 1 digunakan untuk menyambungkan ke internet dan port 2,3,4 di gunakan untuk menghubungkan ke jaringan PC/komputer.
Untuk membedakan Routerboard satu dengan lainya cukup simple,yakni dengan melihat kode yang ada pada RouterBoard itu sendiri.
Contohnya seperti: RB 941


Keterangan :
Ø  RB       =RouterBoard
Ø  9          =Versi
Ø  4          =Jumlah Port
Ø  1          =Jumlah Interface

Selain itu juga terdapat kode lain:
Ø  U         =Suport USB
Ø  H         =High Perfomance
Ø  A         =Advance
Ø  R         =Dilengkapi Wireless
Ø  G         =Dilengkapi Port Ethernet
Ø  2nD         =Dual Chanell
TCP/IP Basic
TCP/IP Basic adalah standar komunikasi data yang sudah di gunkan untuk saling bertukar data di jaringan internet.tcp ip mempunyai beberapa layer  yaitu ip,tcp,dan sockets

OSI (Open System Internet Connection) merupakan himpunan protocol yang memungkinkan terhubungnya dua system yang berbeda. Tujuan OSI Layer sendiri adalah untuk memfasilitasi bagaimana suatu komunikasi dapat terjalin dari system yang berbeda tanpa memerlukan perubahan yang signifikan. Model referensi OSI Layer terbagi menjadi 7 lapisan:
1.      Layer 7: Application, sebagai  antarmuka aplikasi dengan fungsionalitas data.
2.      Layer 6: Presentasion, mentranslasikan data yang hendak di transmisikan oleh aplikasi kedalam format yang dapat di transmisikan melalui jaringan.
3.      Layer 5: Session, mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan.
4.      Layer 4: Transport, memecahkan data kedalam paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan yang telah diterima.
5.      Layer 3: Network, mendefinisikan alamat IP,membuat header untuk paket-paket dan kemudian melakukan routing melalui internet working dengan menggunakan router dan switch layer.
6.      Layer 2: Datalink, menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokan menjadi format yang disebut sebagai frame.
7.      Layer 1: Physical, mendefinisikan media transmisi  jaringan,metode pensinyalan, sinkronisasi bit, topologi jaringan dan pengkabelan.
IP Address
IP Address adalah sebuah alamat pada komputer agar komputer dapat terhubung denga komputer lain. IP Adress atau kepanjangan dari Internet Protocol Address yang artinya deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai almat identifikasi untuk setiap komputer host dalam jaringan internet. IP Address bertujuan untuk
Ø  Alat identifikasi sebuah lokasi jaringan.
Ø  IP Address terdapat 3 kelas yaitu, kelas A(1-126), kelas B (128-191), kelas C (192-223)dan 127 sebagai local host
Ø  IP Address terdapat dua jenis yaitu, IPV4 dan IPV6
IP Address Memiliki 2 bagian, yaitu Network ID dan Host ID , contoh 192.168.100.1 , secara default Net ID nya adalah 192.168.100 dan Host ID nya adalah 1, agar komputer bisa saling terhubung , IP yang digunakan Net ID nya harus sama, dan Host ID nya harus berbeda.

Kelas IP Address
Ø  Kelas A , pada kelas A 8 bit pertama adalah network Id, dan 24 bit selanjutnya adalah host Id,kelas A meiliki network Id dari 0 sampai 127.
Ø  Kelas B , pada kelas B 16 bit pertama adalah network Id, dan 16 bit selanjutnya adalah host Id, kelas B memiliki network id dari 128 sampai 191
Ø  Kelas C, pada kelas C 24 bit pertama adalah network Id, dan 8 bit selanjutnya adalah host Id, kelas C memiliki network id dari 192 sampai 223
Default Mikrotik
Setiap Router baru pasti sudah ada konfigurasi default atau pengaturan default dari pabrik, berikut deskripsinya.
Default Configuration
Keterangan
Ip :192.168.88.1/24
Pada Interface ether 2 secara default sudah diset ip 192.168.88.1/24
Interface Ether 2 master port
Secara default semua ether kecuali ether 1 menjadi interface slave dari ether 2 atau menjadi satu segmen
DHCP server
Secara default interface ether 2 menggunakan dhcp server dan semua interface yang terhubung ke ether 2
DHCP client
DHCp client digunakan pada ether 1 karena ether 1 merupakan ether yang terhubung ke modem
Router Gateway
RouerBoard secara default menjadi router gateway saat ether 1 ditancapkan ke modem dan ether  2ke client























































































Share this :

First
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔