Router Mikortik menjalankan beberapa service untuk memudahkan cara user dalam, mengakses router, atau menggunaan fitur lainnya. Service ini by-default akan dijalankan oleh router terus menerus. Kita bisa akses service yang dijalankan oleh Mikrotik di menu IP>services. Ada yang secara default dijalankan oleh router Mikrotik. Berikut detail informasi service router Mikrotik dan kegunaannya.
- API, Application Programable Interface yaitu sebuah service yang mengizinkan user membuat costum software atau aplikasi yang berkomunikasi dengan router. Misal untuk mengambil informasi didalam router atau bahkan melakukan konfigurasi terhadap router dan menggunakan port 7828.
- API_SSL, memiliki fungsi yang sama seperti API, hanya saja untuk API-SSL lebih secure karena dilengkapi dengan SSL Certified. API-SSL ini berjalan dengan menggunakan port 8729.
- FTP, Mikrotik menyediakan standart service FTP yang menggunakan port 20 dan 21. FTP biasa digunakan untuk upload atau download data router, misal file backup. Authorisasi FTP menggunakan user dan password account router.
- SSH, merupakan salah satu cara remote router secara console dan secure. Hampir sama seperti telnet hanya saja bersifat lebih secure karena data yang ditransmisikan oleh SSH dienkripsi. SSH pada Mikrotik memiliki by-default port 22.
- Telnet, memiliki fungsi yang hampir sama denga SSH hanya saja memiliki beberapa keterbatasan dan tingkat keamanan yang lebih rendah.
- Winbox, service yang mengizinkan koneksi aplikasi winbox ke router. Koneksi winbox menggunakan port 8291.
- WWW, selain remote console dan winbox, mikrotik juga menyediakan cara akses router via web base dengan menggunakan web browser. Port standart yang digunakan port HTTP yaitu port 80.
- WWW-SSL , sama seperti WWW yang mengizinkan akses router menggunakan web-base akan tetapi www-ssl ini ebih secure karena menggunakan sertified ssl untuk membangun koneksi antara router dengan client yang akan melakukan remote. By-default ini menggunakan port 443.

0 Komentar
Penulisan markup di komentar