Pengertian nginx sendiri adalah sebuah web
server yang cukup popular. Selain memberikan perfoma yang handal, Nginx juga
mempunyai beberapa fitur canggih lain yang mudah untuk dikonfigurasi. Nginx
juga menawarkan pengguna memori yag kecil dengan konkuresnsi yang tinggi. Jadi
Nginx tidak membuat proses baru ketika ada permintaan (web request), tetapi
menangani di dalam satu thread.
Selain itu, Nginx juga memiliki beberapa
keunggulan yaitu, Nginx dapat menggantikan hadware load balancer, Nginx menjadi
tool yang multifungsi. Untuk konfigurasi pada Nginx tidak jauh berbeda dengan
Apache. Untuk konfigurasi yang pertama kita harus menginstall aplikasi Nginx seperti
di bawah ini.
Selanjutnya kita lihat status paad service Nginx
untuk memastikan bahwa web server sudah berjalan atau belum.
Selain itu, uji coba dengan mengakses web server
Nginx dengan ip address local kita pada web browser. Jika proses penginstallan
kita berhasil akan muncul Welcome to Nginx on Debian seperti dibawah ini.
Setelah kita install mysql-server. Konfigurasi
ini dilakukan agar kita dapat melakukan integrase antara mysql-server dan
Nginx.
Setelah kita berhasil untuk menginstall
mysql-server, selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi untuk layanan mysql
dengan perintah berikut ini. Silahkan ikuti beberapa perintah di bawah ini.
Setelah itu, kita akan masuk pada direktori yang
akan digunakan oleh Nginx yaitu pada /etc/nginx/sites-availabe.
Setelah kita masuk pada direktori tersebut kita
akan melihat terdapat file default. Pada file tersebut lah kita akan melakukan
konfigurasi Nginx. Untuk masuk pada file default kita gunakan perintah nano default.
Pada file diatas kita akan merubah direktori
root /var/www kearah direktori baru yang ingin kita gunakan. Setelah kita
selesai mengedit file yang akan digunakan selanjutnya kita akan membuat
direktori /var/www/debian yaitu direktori baru yang akan kita gunakan untuk
menyimpan konfigurasi diatas.
Setelah itu kita berpindah pada direktori
/var/www/debian disini kita akan membuat file baru untuk mengedit html halaman
Nginx yang ingin kita tampilkan pada web browser.
Pada file index.html ini kita masukkan beberapa
sintax html untuk ditampilkan pada halaman web browser seperti berikut ini.
Jika semua konfigurasi diatas sudah selesai
terakhir kita lakukan restart pada service Nginx dan lihat pada status yang
berjalan.
Sudah terlihat di atas bahwa service Nginx telah
berhasil aktif dan berjalan, selanjutnya untuk pengujian kita masukkan ip atau
domain kita pada web browser. Jika konfigurasi benar maka halaman akan muncul
sesuai dengan isi html yang sudah kita masukkan pada index.html.













