|
Operating
System |
Linux Debian
Buster
|
|
CPU |
1 Core vCPU
|
|
RAM |
2 GB
|
|
Storage |
11 GB
|
Ekstrak
file Mattermost Server dengan perintah berikut ini.
Pindahkan
file yang sudah diekstrak ke direktori /opt, dan buat direktori untuk
penyimpanan file.
Buat
system user dan group baru yang akan menjalankan service pada Mattermost, dan
berikan permission pada direktori /opt Mattermost.
Konfigurasi file database di /opt/mattermost/config/config.json.
Pada konfigurasi ini siapkan alamat dan database Mattermost. Mattermoost akan berjalan di alamat IP local pada port default 8065 dan menggunakan MySQL sebagai system database.
·
Rubah
“DriveName” menjadi “mysql”
·
Rubah
“DataSource” <mmuser-password> dan <host-name-or-IP> menjadi
<172.19.1.30> ip local dari Mattermost.
Setelah
selesai edit pada file config.json, keluar dan simpan perubahan dengan tekan
CTRL+X lalu Y.
Kemudian
test Mattermost Server untuk memastikan semua berfungsi
Rubah
direktori Mattermost ke /opt/mattermost , dan mulai server Mattermost sebagai
user Mattermost.
Setting
Mattermost sebagai system untuk memulai dan menghentikan server.
Buat
file baru untuk system.
lalu masuk ke direktori system dan buka file mattermost.service untuk mulai mengedit file.
Pastikan
jika menggunakan MySQL, After dan BindsTo rubah ke mysql.service.
Buat system load untuk memulai unit baru Mattermost, dan cek status server Mattermost.
Setelah
itu akan keluar peringatan seperti berikut ini.
Setalah
itu mulai service Mattermost.
Disini
akan melihat HTML yang dikembalikan oleh server Mattermost.
Note
: Jika firewall digunakan, permintaan eksternal ke port 8065 mungkin diblokir.
Jadi gunakan sudo ufw untuk memungkinkan membuka port 8065.
Atur
Mattermost untuk memulai saat mesin dihidupkan.
Sekarang
setelah server Mattermost aktif dan berjalan, dan disini dapat melakukan
beberapa konfigurasi.
e. Konfigurasi Mattermost Server.
a)Buka web browser dan arahkan ke instance IP Server Mattermost.(host_ip:port_mattermost:8065).
a) Buat tim dan pengguna
pertama. Pengguna pertama dalam system ini memiliki peran system_admin, yang akan memberikan akses ke system console pada
Mattermost.
Setelah selesai maka kita akan melihat tampilan utama Mattermost.















































